Sabtu, 31 Desember 2011

Riview Jurnal Psikologi

Riview Jurnal Psikologi
Review jurnal merupakan sebuah cara agar dapat mempermudah memahami inti dari penelitian yang telah dilakukan. Setiap mahasiswa khususnya jurusan Psikologi setidaknya memiliki kemampuan melakukannya. Terkadang seorang dosen memberi tugas pada mahasiswanya untuk melakukan hal ini dengan tujuan agar jurnal yang dibahas dapat dipahami sepenuhnya oleh mahasiswa. Dengan ini pembahasan dari jurnal yang ada lebih mudah dilakukan karena baik dosen maupun mahasiswa telah mengerti apa maksud yang terkandung dalam penelitian tersebut.
Contoh meriview jurnal:
Judul:
Gaya Kelekatan dan Konsep Diri.
Pengantar dan Tujuan
Dalam dunia yang semakin tanpa batas ini, tidak memungkinkan bangsa atau sekelompok orang untuk hidup sendiri.Interdepensi sebagai ciri dari perkembangan global membutuhkan keterampilan dalam menjalin hubungan interpersonal.
Teori yang digunakan
Salah satu teori hubungan interpersolan adalah teori kelekatan dari Bowbly; yang dicoba untuk digunakan untuk membersihkan landasan berfikir mengenai hubungan gaya kelekatan pada masa dewasa dan teori self.
Teori kelekatan menjelaskan dasar-dasar ikatan afeksional seseorang dengan orang lain. Teori ini pertama kali disusun oleh John Bowbly pada tahun 1937 (dalam Helmi, 1992). Simpson (1990) berpendapat bahwa system kelekatan ber-volusi secara adaptif sejalan dengan berkembangnya hubungan antar bayi dengan pengasuh utama dan akn membuat bayi bertahan untuk tetap dekat dengan orang yang merawat dan melindungnya.
Lebih lanjut Simpson (1990) mengatakan model mental berisi pandangan individu terhadap diri sendiri dan orang lain, yeng merupakan organisian dari persepsi, penilaian, kepercayaan, dan harapan individu akan responsivitas dan sesitifitas emosional dari figur lekat, yang berpengaruh terhadap pikiran, perasaan, dan perilaku. Dalam perspektif kognitif, model mental dari teori kelekatan dapat disamakan dengan sekema dalam kognisi social.
Self dapat dipandang persepektif ABC yaitu Afffection, Behavior, dan Cognition atau afeksi, kognisi, dan perilaku (Brehm & Kassin, 1993). Konsep diri dapat dikatakan merupakan sekumpulan informasi kompleks yang berbeda yang dipegang oleh seseorang tentang dirinya (Baron & Byrne, 1994).
Brigham (1991) mengatakan bahwa implicit personality theory ini kemudian mengarahkan harapan, persepsi, dan perilaku terhadap diri atau orang lain.
Ciri gaya kelekatan aman yaitu mempunyai model mental diri sebagai orang berharga, penuh dorongan, dan mengembangkan model mental orang lain sebagai orang yang bersahabat, dipercaya, responsive, dan penuh kasih sayang. Gaya lekat menghindar menpungai karakteristik model mental diri sebagai orang yang skeptis, curiga, dan memandang orang sebagai orang yang kurang mempunyai pendirian (Simpson, 1990). Orang dengan gaya kelekatan cemasmempunyai karakteristik modelmental sebagai orang yang kuarang perhatian, kurang percaya diri, merasa kurang berharga, dan memandang orang lain mempunyai komitmen rendah dalam hubungan interpersonal. Orang dengan gaya lekat aman akan mengembangkan model mental diri atau sekema diri positif.
Metode Penelitian
A. Varibal – variable penelitian
Kriterium : Konsep diri
Prediktor : 1. Gaya kelekatan aman
: 2. Gaya kelekatan cemas
: 3. Gaya kelekatan menghindar
B. Alat pengukur data
Skala Gaya Kelekatan (SGK A, C, dan M) dan Skala Kondep Diri. Masing-masing Skala Gaya Kelekatan dibuat dalam 15 pertanyaan sedangkan Skala Konsep Diri terdiri atas 40 aitem. Sekala Konsep Diri yang digunakan saat ini dibuat oleh Indraningsih (dalam Rmadhani dkk, 1991). Skala Konsep Diri peneliti melakukan pemilihan 40 aitem dari 80 aitem, yang mewakili aspek skema tentang fisik, psikis, dan akademik.
Jawaban atas pertanyaan dalam semua sekala terdiri atas 4 alternatif yaitu SS (Sangat Sesuai), S (Sesuai), TS (Tidak Sesuai), dan STS (Sangat Tidak Sesuai).

Subjek Penelitian di Bawah ini Adalah Mahasiwa Fakultas Psikologi Universitas Negri dan Swasta

Sebanya 70 orang. Hasil uji coba.
Koefisien internal dan Koefisien Reliabilitas Alpha
Macam Skala Konsistensi aitem-total Koefisien Reliabelitas Alpha Jumlah aitem yang terpilih
SGK A (Aman)
SGK C (Cemas)
SGK M (Menghindar)
Konsep Diri 0,2508-0,6849
0,3314-0,6869
0,4073-0,6604

0,2561-0,5614 0,3818
0,6837
0,9028

0,8409 12
12
12

36

Kategori Norma Hipotetik Variabel Penelitian
Variabel Sekor Kategori
GK Aman
GK Cemas
GK Menghindar 12-23
24-35
36-44 Rendah
Sedang
Tinggi
Konsep Diri 36-72
72-108
109-144 Rendah
Sedang
Tinggi

Kharakteristik subjek penelitian
Asal PT Jumlah
Laki-laki Permpuan
Jumlah Total Rerata Usia
PTN
PTS
Total 12 21
14 44
26 65 33
58
91 21,06
21,07
21,065



Refrensi:
http://avin.staff.ugm.ac.id/data/jurnal/gayakelekatan_avin.pdf

1 komentar:

  1. terimakasih kembali utuk kunjungannya.
    Salam pemuda/i Indonesia

    BalasHapus